Inilah kami Keluarga Besar Rumah Hijau Indonesia. Keluarga komunitas yang terhimpun atas anak-anak muda dengan banyak mimpi terkait perubahan daerah kearah yang lebih baik. Meski banyak yang awalnya ragu akan eksistensinya di daerah, tapi alhamdulillah keluarga besar ini telah melahirkan tidak sedikit pemuda muna berbakat, bertalenta juga inovatif.
Di rumah nan sederhana berbalut banyak cerita tersimpan, disinilah tempat biasa kami bercengkrama laiknya keluarga dekat. Rumah yang sudah kami anggap milik bersama inilah Keluarga Rumah Hijau Indonesia tumbuh dan memadu ide,gagasan juga solusi-solusi kreatifnya bagi problem yang ada di daerah tercinta, Kabupaten Muna.
Kala itu, pasca Perayaan Hari Raya Idul Fitri, kami mengadakan agenda silaturahmi, saling memaafkan satu sama lain, berbagi kisah saat lebaran, aktivititas kerja hingga tak luput pula rutinitas pribadi menjadi bahan bahasan hingga candaan bersama. Dan tak kalah pentingya adalah kami membahas terkait arah gerak Rumah Hijau kedepannya. Sebagai kontribusi kecil, di atas mimpi-mimpi besar yang kami persembahkan bagi daerah tempat kami dilahirkan dan dibesarkan. Atas balas jasa yang sudah berikan hingga kami menjadi bagian terpenting di masyarakat. Begitulah persembahan terbaik yang akan kami berikan untukmu daerahku.
Pada diskusi hangat itu, kami mencoba merangkul point kesepakatan bahwa Rumah Hijau yang anggotanya saat ini masih dalam kondisi lintas tempat, harus mampu memberikan kontribusinya melalui : 1. Media sebagai basis informasi juga berita-berita positif dan optimis terkait potensi SDA/SDM daerah Kabupaten Muna. 2. Sebagai pemicu semangat untuk masyarakat Muna bahwa ada “Surga” yang masih tersembunyi di daerah ini. Wirausaha atau kami namai Miliarder Muda Muna sebagai basis pengembangan usaha-usaha kecil kreatif juga motor penggerak kegiatan-kegiatan Rumah Hijau kedepannya. Yang harapannya agar program ini bisa menjadi pemicu lahirnya wirausaha Muda di Muna terkhusus lingkup Keluarga Rumah Hijau Indonesia.
Pada sesi diskusi itu, hal tak terduga ditanyakan. Pak Presiden apa yang melandasi kamu untuk membuat komunitas keluarga ini beserta program-programnya. Saya pribadi kemudian menjawab dengan pertanyaan
“Persembahan terbaik apa yang akan kamu berikan bagi daerah juga Tuhanmu sebelum Matimu menjemput”?
Mendengar jawaban itu mereka seakan terenyuh sembari berpikir dengan senyuman. Memungkinkan juga akan bertanya hal yang sama denganku tentang perjalan hidup yang telah dilaluinya. Mengakhiri itu semua, makanan dengan segala variannya pun terhidangkan. Terlebih lagi dibumbui sambal yang super pedas buatan tangan tuan rumah.
Itulah kami, Keluarga Besar Rumah Hijau Indonesia yang selalu berisi pemuda-pemuda Muna optimis serta selalu menasehati, penuh semangat dan saling mendukung satu sama lain. Semoga kekeluargaan ini tetap terjaga hingga maut memisahkan. Dan mimpi-mimpi besar bersama untuk daerah bisa segera terealisasikan.




