Aku tak perlu tau tentangNya
Seperti apa rupa fisik, utama wajahNya
Aku tak perlu mengusik jauh wujudNya
Seperti apa besar-kecil tubuhNya
Bahkan aku pun tak bisa merasionalkan bagaimana DIA ada.
Sebab DIA tak bisa di visualkan
Hanya mampu di rasa oleh Cinta.
DIA tak sanggup kita bayangkan di alam pikir.
Hanya mampu di rasa dalam sayang.
Hawa dan akal pun tak utuh menggapaiNya.
Karena DIA tidak bisa tersekat pada mereka.
DIA pun tidak ada di dalam mereka.
Namun DIA nyata ada melingkupi mereka.
DIA tidak jauh dariku.
Namun DIA pun tidak dekat dariku.
Sebab DIA telah menyatu dalam diriku.
Bersama utama namaku sepaket raga tubuhku.
Meski begitu, DIA bukan Aku.
Aku pun bukan DIA.
Karena DIA dan Aku sangat jauh berbeda.
DIA hanya sesaat singgah mengisiku.
Menyawakanku dan Menghidupkanku.
Tak lupa pula membimbing langkahku.
Saat aku menyebut tulus namaku.
Sebab namaku telah luruh dalam namaNya.
Olehnya, tak perlu jauh mendapati cintaNya .
Dan tak perlu risih-sukar mencari sayangNya.
Sebab DIA telah menjadi hidup dalam Aku.
.
.
-T.R-




