Menjadi kenangan di Kota Solo, yang mana saat itu turut turun untuk memperkenalkan budaya,pakaian adat dan kearifan lokal daerah tercinta, Sulawesi Tenggara.
Bersama teman-teman dari daerah lainnya, kami ingin menunjukkan bahwa inilah salah satu bentuk kecintaan kami pada daerah, tempat kelahiran.
Selaim itu, kami juga ingin mengatakan pada dunia bahwa, meski berbeda tapi kami mampu merangkul dan saling bahu-membahu satu sama lain .
Karena lagi pula tak ada cinta muncul mendadak, karena dia adalah anak kebudayaan, bukan batu dari langit”
T.R




